Kendari – Asosiasi Civil Engineer (ACE) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar Seminar dan Gathering dalam rangka Anniversary ke-2 yang berlangsung di Phinisi 3, Hotel Claro Kendari, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara engineer, pelaku industri, serta vendor dalam mendorong kemajuan sektor teknik dan konstruksi di daerah.

Mengusung tema “Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)”, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dan diramaikan dengan 9 booth pameran dari berbagai vendor yang menampilkan produk serta inovasi terbaru di bidang teknik dan keselamatan kerja.

Ketua Panitia sekaligus Ketua ACE Sulawesi Tenggara, Taslim Karim, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Anniversary ke-2 ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen untuk terus membangun kapasitas dan profesionalisme para engineer di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, kehadiran para peserta, vendor, dan stakeholder menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam mendorong kemajuan daerah. Ia juga berharap kegiatan ini dapat membuka peluang lebih luas bagi vendor untuk masuk ke Kota Kendari dan memasarkan produk-produk unggulan mereka.
“ACE Sultra ingin menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan engineer dengan dunia industri. Harapan kami, Sulawesi Tenggara semakin berkembang dan semakin banyak vendor yang datang untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Umum ACE Indonesia, Rohmad Oktoriyono, yang turut memberikan sambutan secara tidak langsung. Ia menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung, namun tetap memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Rohmad mengapresiasi kinerja pengurus ACE Sultra di bawah kepemimpinan Taslim Karim yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan berkualitas dan berdampak positif bagi pengembangan kompetensi engineer di daerah.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ACE Sultra terus tumbuh dan menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem engineering yang lebih baik. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulawesi Tenggara, Mahmud, yang diwakili oleh Moelyadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif ACE Sultra dalam menghadirkan forum yang mempertemukan berbagai pihak dalam satu ruang kolaborasi.
Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor industri di daerah, sekaligus membuka peluang bagi vendor untuk memperluas pasar di Kota Kendari yang terus berkembang.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian acara. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi seminar yang menghadirkan pembicara utama, Asnia Nidi, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Binwasnaker dan K3. serta pemaparan materi dari berbagai vendor, di antaranya PT Venindo Jaya Abadi, PT Servo Fire Indonesia, dan pemateri lainnya yang membahas inovasi serta keunggulan produk dalam mendukung penerapan K3.

Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai perusahaan, dengan PT Veni Do Jaya Abadi sebagai sponsor utama. Adapun sponsor pendukung antara lain Maxcell D PO Teknit dan Bangunan, PT Southern Indonesia, PT Andalan Mutu Energi, Duta Indah Abadi, PT Fajar Lestari Sejadi (Dekkson), PT Internasional Asia Pasifik Sinergi (IAPS), PT Servo Fire Indonesia, serta PT Kone Indo Elevator.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, terutama pada sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif menggali informasi, baik terkait aspek teknis maupun keunggulan produk yang ditawarkan oleh vendor.

Selain sebagai forum edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperluas jejaring profesional antar engineer di Sulawesi Tenggara. Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung hingga sore hari dengan berbagai sesi menarik yang telah disiapkan panitia.
Melalui momentum Anniversary ke-2 ini, ACE Sultra diharapkan semakin solid, inovatif, dan mampu terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem engineering yang profesional, aman, serta berdaya saing dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. (Red)














































