Kendari – Tim Penggerak PKK Kota Kendari menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-X Tahun 2025 di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat (5/12/2025). Rakerda tahun ini berlangsung lebih istimewa karena dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Meronga PKK serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara TP PKK dengan 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lingkup Pemerintah Kota Kendari.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM; Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman; Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, STP., SH., M.Si; para kepala OPD; serta seluruh kader PKK tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa Rakerda merupakan momentum penting untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, serta penyusunan strategi baru agar gerakan PKK semakin adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa PKK memiliki peran sentral sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga.
“PKK adalah mitra strategis pemerintah. Melalui kader PKK di berbagai tingkatan, program-program pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ketahanan pangan dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Peluncuran Aplikasi SIM Meronga PKK disebut sebagai langkah besar dalam transformasi digital PKK di Kota Kendari. Melalui aplikasi ini, seluruh laporan kegiatan, pendataan pembinaan, serta administrasi PKK dapat dilakukan secara lebih efisien dan akurat.
“Dengan Meronga PKK, seluruh data kegiatan dan laporan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Ini bukan hanya memudahkan kader dalam bekerja, tetapi juga membantu pemerintah dalam mengambil keputusan berbasis data yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tambah Wali Kota Siska.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini konsisten menjadi ujung tombak pembinaan keluarga, terutama dalam isu pengentasan stunting, peningkatan literasi, penguatan ekonomi rumah tangga, serta kesehatan ibu dan anak.
“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK. Dedikasi ibu-ibu sekalian telah memberi dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam pembinaan keluarga prasejahtera, kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Kendari, Ny. Shintya Putri Anawula Sudirman, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakerda ke-X menjadi ruang untuk merumuskan agenda kerja PKK yang lebih konkret dan terarah, berdasarkan kondisi riil lapangan dan isu-isu prioritas nasional maupun daerah.
Ia menjelaskan bahwa penandatanganan MoU antara TP PKK Kota Kendari dan 17 OPD teknis menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kolaborasi ini akan memastikan agar program PKK tidak berjalan sendiri, tetapi selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Kendari.
“MoU dengan 17 OPD ini menjadi dasar kolaborasi yang lebih kuat. Kita ingin memastikan bahwa setiap program PKK benar-benar menjawab isu prioritas di masyarakat, seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesehatan keluarga,” jelasnya.

Ketua TP PKK juga menegaskan bahwa Rakerda kali ini menjadi pijakan penting untuk menyusun program PKK yang inovatif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat pada periode mendatang. Kader PKK diharapkan semakin siap menghadapi tantangan baru melalui pemanfaatan teknologi, penguatan koordinasi, dan peningkatan kapasitas.
Dengan pelaksanaan Rakerda X serta hadirnya aplikasi Meronga PKK, Pemerintah Kota Kendari berharap gerakan PKK semakin modern, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih luas dalam mewujudkan keluarga sejahtera, mandiri, dan berdaya di seluruh wilayah Kota Kendari. (ADV)















































