Kendari — Pemerintah Kota Kendari melalui Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah, S.STP., M.M., resmi membuka pelaksanaan Lomba Tarkam yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Kendari serta Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) Kota Kendari, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan olahraga berbasis masyarakat dengan melibatkan seluruh kecamatan di Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Maman Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Lomba Tarkam bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi ruang positif bagi masyarakat, terutama pemuda, untuk menyalurkan energi dalam kegiatan yang sehat. Pemerintah Kota Kendari akan terus mendukung aktivitas yang membangun kebugaran, kebersamaan, dan semangat kompetitif yang sehat,” ujarnya.
Lomba Tarkam diikuti ratusan peserta dari seluruh kecamatan dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga, melestarikan olahraga tradisional, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.
Pada hari pertama pelaksanaan, tiga cabang yang dipertandingkan yaitu gerak jalan, senam, dan enggrang. Seusai pembukaan, peserta gerak jalan dilepas langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari, Ridha Wahyuni Nappu, sementara penyambutan peserta yang mencapai garis finis kembali dipimpin oleh Asisten I bersama tim dari Kemenpora RI.
Untuk kategori gerak jalan, peserta putri menempuh jarak 5 kilometer dengan titik start di SMA Negeri 1 Kendari, sedangkan peserta putra menempuh jarak 6 kilometer dari kawasan Bank Indonesia lama. Seluruh peserta kemudian menyelesaikan rute dan finis di depan Kantor Wali Kota Kendari. Sepanjang perjalanan, warga tampak antusias memberikan dukungan, menciptakan suasana meriah dan penuh energi positif.
Tak kalah menarik, lomba enggrang menjadi salah satu cabang yang menyedot perhatian warga. Perwakilan dari tiap kecamatan beradu kecepatan dan keseimbangan di lintasan sepanjang 50 meter dengan empat jalur. Peserta tampil penuh semangat, menampilkan olahraga tradisional yang kini kembali digiatkan sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.

Sementara itu, lomba senam yang dipandu instruktur profesional juga mendapat respon hangat dari peserta yang didominasi ibu-ibu dan komunitas olahraga kecamatan. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba senam ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kebugaran jasmani dan meningkatkan antusiasme warga dalam kegiatan olahraga massal.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari, Ridha Wahyuni Nappu, mengapresiasi tingginya keterlibatan masyarakat dan peserta dari berbagai kecamatan. Menurutnya, Lomba Tarkam merupakan kegiatan strategis yang dapat membangun budaya olahraga di tingkat akar rumput.
“Lomba Tarkam bukan hanya hiburan, tetapi ajang memasyarakatkan olahraga dan mendorong keterlibatan pemuda dalam kegiatan positif,” ujarnya.
Ridha menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan serupa untuk menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif. Dispora Kota Kendari juga berkomitmen memperluas program pembinaan olahraga berbasis komunitas demi melahirkan generasi yang lebih bugar dan berdaya saing.

Pelaksanaan Lomba Tarkam Kemenpora di Kota Kendari tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kekompakan warga antarkecamatan. Pemerintah Kota Kendari berharap kegiatan ini dapat berlanjut setiap tahun dan menjadi agenda rutin pembinaan olahraga di daerah. (ADV)
















































