Wali Kota Kendari Tinjau 9 Titik Pembangunan KKMP, Pastikan Segera Dimanfaatkan untuk Penguatan Ekonomi Warga

0

Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, melanjutkan agenda penguatan ekonomi masyarakat dengan meninjau sembilan titik pembangunan Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Kendari, Sabtu (6/12/2025). Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh bangunan KKMP dalam kondisi siap pakai, tertata dengan baik, serta dapat segera dimanfaatkan oleh warga sebagai pusat aktivitas usaha dan layanan koperasi.

Kegiatan dimulai usai Wali Kota meresmikan Bank Sampah Kelurahan Wundubatu, Kecamatan Poasia. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak meninjau sembilan titik KKMP yang berada di Kelurahan Anduonohu, Abeli, Nambo, Petoaha, Bungkutoko, Purirano, Puuwatu, Abeli Dalam, dan Baruga. Setiap lokasi disambut oleh camat dan lurah masing-masing yang memberikan paparan teknis terkait perkembangan pembangunan di wilayahnya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menjelaskan bahwa program KKMP merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyediaan fasilitas yang memadai di tingkat kelurahan. Ia menegaskan bahwa setiap bangunan KKMP harus dikelola secara optimal agar mampu menjadi ruang usaha produktif bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bangunan KKMP di seluruh kelurahan tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga benar-benar dapat digunakan. Jangan sampai menjadi bangunan kosong. Program ini hadir untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan mengoptimalkan aset pemerintah agar bernilai manfaat,” ujar Siska saat meninjau salah satu titik KKMP.

Tercatat ada 27 titik pembangunan KKMP yang tersebar di Kota Kendari. Seluruh anggaran pembangunan bersumber dari dana pemerintah pusat, sementara Pemerintah Kota Kendari bertanggung jawab memastikan proyek berjalan sesuai arahan, spesifikasi, dan tepat waktu. Dengan adanya tinjauan langsung dari pimpinan daerah, Pemkot ingin memastikan tidak ada hambatan yang dapat menunda pemanfaatan fasilitas tersebut.

Wali Kota menambahkan, keberadaan KKMP diharapkan menjadi ruang strategis untuk aktivitas koperasi, UMKM, dan berbagai kegiatan ekonomi lokal. Bangunan ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat layanan usaha yang terintegrasi, termasuk untuk pemasaran produk warga, layanan simpan-pinjam koperasi, serta kegiatan pemberdayaan ekonomi lainnya. Pemerintah meyakini, jika pemanfaatannya maksimal, KKMP akan menjadi salah satu motor penggerak peningkatan pendapatan masyarakat.

Dalam agenda peninjauan ini, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Amir Hasan, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, Asisten I, staf ahli, serta Kepala Bidang Aset. Keterlibatan jajaran lengkap ini menunjukkan bahwa Pemkot Kendari memberikan perhatian serius terhadap percepatan pengoperasian KKMP di seluruh kelurahan.

Para camat dan lurah yang hadir menyampaikan perkembangan pembangunan di lapangan, termasuk progres fisik, kesiapan sarana pendukung, serta kebutuhan yang masih harus dilengkapi sebelum fasilitas dapat digunakan. Beberapa titik disebut sudah berada pada tahap akhir dan dapat mulai difungsikan dalam waktu dekat, sementara beberapa lainnya tengah dalam penyelesaian akhir.

Pemkot Kendari menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh KKMP tidak hanya tuntas secara fisik, tetapi juga siap dari sisi pengelolaan. Pemerintah akan menggandeng koperasi kelurahan, pelaku UMKM, serta berbagai komunitas ekonomi lokal untuk memastikan gedung tersebut hidup dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Dengan hadirnya KKMP di setiap kelurahan, Pemkot berharap tercipta pusat-pusat ekonomi baru yang memperkuat perputaran usaha masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kendari secara merata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here